Rakyat Terhianati, Mana Mungkin ?

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Iklan

Rakyat Terhianati, Mana Mungkin ?

Tinta Joung
Minggu, 10 September 2017

Oleh : Tinta Joung

Bagaimana mungkin
Masih ada rakyat kelaparan
Pengangguran di tanah kaya raya
Apakah karena bapak seorang buruh
Haruskah aku menyalahkan bapak ku
Durhaka aku
Berdosa hidup ku sepanjang masa

Rakyat terhianati
Hak di rampas perlahan
Tanah...ini kayaaaaaa...
Teriak anak yang tak bisa mengenyam bangku sekolah

Rumahku menyempit
Sawah ladang ku di bangun pabrik pabrik
Negri ini kaya raya...
Bapakku berteriak menagih janji janji

Bapak, ibu, izini aku melawan mereka
Bapak, ibu, izinkan aku terjun lebih jauh
Meski hak kita tak kembali
Ikhlaskan andai aku tak kembali lagi

Selamat datang di negeri kami
Samudera kaya raya
Tanah subur, petani tak mampu menyekolahkan anaknya

Pertanian melimpah entah kemana hasilnya
Negri ajaib, Negri sulap, aneh, apapun terjadi disini.
Mana hak ku..mana hak ku...
Pemuda Desa menagih kesejahteraan keluarga.

Kaki hitam legam
Kurus menginjak di tengah sawah
Mencari sesuap nasi untuk anak dan istri
Meski tetap saja kebutuhan dapur tak terpenuhi.

Terik mentari menjadi saksi
Kekejaman penguasa Negri
Mentari menjadi saksi
Di tanah ini rakyat jelata terhianati

Aku yang tergusur
Aku yang lapar
Aku yang hak ku di rampas
Doakan anak Mu
Menagih janji kemerdekaan
Di tengah teriknya padang
Aku berjanji tak kan pulang
Genggam tangan
Suara lantang
Berderap maju menantang
Pantang pulang sebelum kemenangan itu datang.