Problematika Sampah
Oleh : Fatahudin
Nampak jelas tumpukan sampah oleh mata telanjang.
Kenapa saat ini kita hanya bisa diam?.
Hati ini meringis sedih.
Melihat fenomena di depan mata ini.
Bodohnya aku saat ini, yang enggan mendekatinya.
Ombak itu menyeretmu sampai daratan,
Jika semuanya hanya bisa diam!.
Lantas siapa yang mau mengambilnya?.
Mereka bilang ini masalah.
Ya..aku pun tahu ini adalah masalah.
Seandainya setiap sampah yang tercecer adalah permata.
Aku yakin setiap jiwa banyak mengambilnya.
Bahkan ditangan pemuda kreatif sampah bisa menjadi rupiah.
Jadilah sebagian dari orang yang membawa perubahan !.
Dan kelak ini menjadi catatan indah.
Anggap ini bagian dari sejarah.
Menjadikan lingkungan tentram dan ter-arah.

Komentar