Oleh : Tinta Joung
Keinginan yang kuat menjadi kunci ke istiqomahan seorang hamba, ketika keinginan yang kuat mulai luntur dan sudah menghilang dalam jiwa seorang hamba, maka menjadi malapetaka bagi dirinya.
Sebagaimana dalam sejarah mencatat seorang hamba Allah SWT yang bernama Adam.
“Dan sesungguhnya telah Kami perintahkan kepada Adam dahulu, maka ia lupa (akan perintah itu), dan tidak Kami dapati padanya kemauan yang kuat.” (QS. Thaha [20]: 115)
Melalui kisah Nabi Adam tersebut, sebetulnya Allah berkehendak menunjukkan satu hal pokok yang harus dimiliki manusia, yaitu keinginan yang kuat. Hanya dengan keinginan kuat inilah seseorang mampu bertahan, bahkan memperjuangkan yang diyakininya. Keinginan kuat ini pula yang membuat seseorang membenci bahkan menghancurkan segala rintangan.
Saat kemauan seseorang mulai luntur, maka saat itu rasa malas menggerogotinya, sehingga ia lalai bahkan lupa dengan tugas dan tujuan utama dari keberadaannya. Melalui kisah ini, Allah menyadarkan kita pentingnya menjadi pribadi tangguh, yaitu pribadi yang memiliki keinginan kuat
Allahu A'lamu

Komentar