Aku akan terus berlari.
Menembus batas Malam Hingga pagi.
Di temani angin terasa sunyi.
Dada ku berdegup kencang menari.
Ya, aku tak akan pernah berhenti berlari.
Sampai menuju titik cahaya Menyinari diri.
Tak peduli walau letih, menyiksa jiwa ini.
Karena kini ku yakini dengan hati.
Sungguh Impian ku bukan maya.
Melainkan nyata.
Aku akan bermimpi suasana indah bersamanya.
Aku yakin mimpi ku bersamanya akan berjaya.
Panorama terlukis di halaman mata mu.
Semestinya dari awal ku mampu melukis indah pelangi.
Kedipan bintang indah tercermin di mata mu.
Harusnya aku meminta permohonan saat sinarnya jatuh di mata ku.
Ah, aku masih punya kesempatan.
Jangan salah, Imajinasi ku ini bukan ilusi membohongi.
Ya, aku bernalar dan ini dari Tuhan.
Sekarang aku yakin.
Pada nalar, dan rangkain Tuhan.
Hingga drama aku dan kau ini bukan sembarang.
Melainkan serangkaian kenyataan.
Yang harus di yakini tuk mencipta kebersamaan.
Ya, aku yakin !
Inikah yang kau maksud ?
Ya..aku yakin..
Tinta Joung

Komentar