Cinta...
Menebar pesona alam nan indah
Gadis cantik mempesona nan ramah
Senyum mu bangkit kan gairah
Maafkan otak ku yang berfikir murah
Cinta...
Kotor sekali otak ini memikirkannya
Salah kah aku ingin menerkamnya
Dosa kah aku memandang molek tubuhnya
Ah.. Aku salah mengucap kata itu padanya.
Cinta...
Ramuan yang kau buat sungguh mujarab
Hingga gelora nafsu mengundang nasib
Nasib yang mengundang penyesalan
Penyesalan yang tak mampu di tebus oleh kematian
Cinta...
Aku paham maksud yang kau tebar
Bisakah doktrin baik menembus hati yang benar
Hingga merasuki, akhlak baik menyinar
Sang kuasa tahu, maksud hati hamba yang telah sadar
Tinta Joung.

Komentar